banner 728x250

Rapat Kerja Rumuskan Program Strategis Sekaligus Launching Senam Tresma KORMI Pontianak

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK — Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Pontianak menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama semua induk organisasi olahraga (inorga) dengan tema ‘Inovasi, Sinergi, Profesionalisme Menuju Tata Kelola Olahraga Masyarakat yang Mandiri dan Berkelanjutan, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Raker untuk merumuskan arah kebijakan serta program strategis organisasi untuk periode mendatang. Kegiatan ini memfokuskan pembahasannya pada evaluasi kinerja, penguatan kapasitas pengurus, hingga inovasi olahraga rekreasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ketua KORMI Kota Pontianak, M. Kamal Reza, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan raker yang memproduksi berbagai usulan krusial untuk program kerja tahun 2027. Salah satu agenda utama yang bakal dihadirkan yakni ajang Festival Olahraga Kota yang Pertama.

“Hasil rapat kerja ini, banyak usulan yang menjadi program kerja ke depan, salah satunya adalah Festival Olahraga Kota Pertama yang menjadi kegiatan wajib terlaksana di tahun depan,” ujar M. Kamal.

Selain perhelatan Forkot, KORMI Kota Pontianak juga merancang program upgrading bagi jajaran Induk Organisasi Olahraga (Inorga). Program ini mencakup perbaikan mekanisme pelaporan penggunaan dana hibah, pembinaan atlet rekreasi secara konsisten, hingga penguatan sosialisasi Inorga ke masyarakat luas.

Sebagai bentuk terobosan, KORMI Kota Pontianak melaunching program “TRESMA” (Tradisi, Edukasi, Senam Masyarakat) yang memadukan gerakan dari pelbagai bidang OKK dan Inorga seperti ASIAFI, ULD, Senam Jantung Sehat, hingga TERA dan lainnya menjadi koreografi khas bertajuk Senam Pontianak Bersahabat.

“Senam ini akan terus kami edukasikan ke masyarakat dan disinergikan bersama Disporapar. Menjelang peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda pada 2028 mendatang, kolaborasi program kepemudaan dan olahraga rekreasi akan lebih ditonjolkan. Langkah sosialisasi Inorga bahkan sudah mulai berjalan, seperti di SMAN 7 Pontianak yang mendapat antusiasme tinggi dari para siswa,” tambah M. Kamal.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Syarif Rizal, memberikan apresiasi atas konsistensi KORMI Kota Pontianak dalam melakukan evaluasi periodik dan menjaga sinergisitas antar pemangku kepentingan.

“KORMI merupakan organisasi yang bagus karena rutin melakukan evaluasi tahunan. Lewat rapat kerja ini terjadi evaluasi, monitoring, serta penajaman koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah, akademisi, hingga stakeholder terkait,” kata Syarif Rizal.

Rizal menekankan pentingnya strategi branding agar olahraga rekreasi menjangkau khalayak yang lebih luas, mulai dari usia dini (PAUD, SD, SMP, SMA), perguruan tinggi, hingga komunitas masyarakat umum. Terkait peluncuran senam gabungan TRESMA, ia mendorong adanya tindak lanjut konkret melalui ajang kejuaraan serta riset kebugaran.

“Senam yang di launching ini harus ditindaklanjuti dengan lomba atau kejuaraan. Selain itu, perlu diukur berapa kalori yang terbakar saat melakukan senam ini—misalnya 300 sampai 400 kalori—melalui kerja sama dengan akademisi FMIPA, Fakultas Kedokteran, maupun Dinas Kesehatan. Langkah ini penting agar masyarakat memahami manfaat kebugarannya secara ilmiah,” terangnya.

Dukungan senada diutarakan Sekretaris KORMI Kalimantan Barat, Casanova. Ia menegaskan bahwa launching program senam tidak boleh berhenti sebatas seremoni, melainkan harus berkelanjutan hingga ke lingkungan sekolah.

“Kami sepakat agar agenda ini tidak stagnan. Perlu ada rekomendasi bersama Dinas Pendidikan Kota Pontianak untuk menggelar kejuaraan senam antarpelajar SD dan SMP yang diakomodir oleh KORMI Kota Pontianak,” ungkapnya Casanova.

Casanova menambahkan, keterlibatan peserta didik sejak usia dini hingga remaja akan membentuk pola hidup sehat dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani anak-anak di Kota Pontianak.

“Jika kebugaran jasmani anak-anak mantap, proses penerimaan pembelajaran di sekolah pun akan lebih maksimal. Kami berharap KORMI Kota Pontianak terus eksis dan mempersiapkan kejuaraan antarpelajar ini secara matang untuk program tahun 2027,” pungkasnya.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *