banner 728x250

Akademisi IAIN Pontianak Kupas Tuntas Fenomena Tradisi Keberagamaan Baru Era Digital di UiTM Sarawak

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, KUCHING, MALAYSIA – Dr. Nur Hamzah, M.Pd., seorang dosen dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, menjadi penceramah jemputan dalam sesi Kuliah Tamu Internasional (International Visiting Lecture) di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Sarawak. Acara yang diselenggarakan pada 23 Oktober 2025 di Islamic Information Centre, Kuching, ini menjadi platform diskusi ilmiah mengenai pergeseran praktik keagamaan di era digital.

Dalam paparannya , Dr. Nur Hamzah membawakan materi berjudul:

banner 1024x1500

NEW MEDIA: LAHIRNYA TRADISI KEBERAGAMAAN BARU PADA MUSLIM KOTA KELAS MENENGAH DI PONTIANAK

Ketua PP PIAUD ini membuka wawasannya dengan mengutip filsuf Herakleitos, “panta rhei kai uden menei”—segala sesuatu mengalir dan tidak ada yang tinggal tetap—untuk membingkai argumennya bahwa peradaban manusia, termasuk cara beragama, terus berevolusi. Ia menyoroti bagaimana dunia digital telah melahirkan sebuah adagium baru yang diadaptasi dari Descartes, yaitu “aku klik maka aku ada,” sebuah ungkapan dari F. Budihardiman untuk menggambarkan eksistensi manusia di era internet.

Lebih lanjut, ia mengupas bagaimana media baru telah mengubah Muslim urban kelas menengah tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen konten dan materi keislaman. Fenomena ini, menurutnya, telah membentuk sebuah tradisi keberagamaan baru. Otoritas keagamaan tidak lagi tunggal, melainkan tersebar melalui berbagai platform digital. Individu kini memiliki keleluasaan untuk memilih, mengonsumsi, dan bahkan memproduksi pemahaman agamanya sendiri, yang pada akhirnya memengaruhi tindakan beragama mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Paparan Dr. Nur Hamzah ditutup dengan sebuah pertanyaan reflektif, “Meaning…?”, yang mengajak para audiens untuk merenungkan lebih dalam makna dan implikasi dari pergeseran tradisi keberagamaan ini. Kehadiran Dr. Nur Hamzah di UiTM Sarawak tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu, tetapi juga memperkuat hubungan akademik antara institusi pendidikan tinggi di Indonesia dan Malaysia.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *