banner 728x250

Musda ke-3 DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia Kalbar

banner 468x60

NARASI KALBAR.COM, Pontianak – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD HPI) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 tahun 2026. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah pemilihan ketua baru serta perumusan strategi kolaborasi guna memajukan sektor pariwisata di Bumi Kalimantan Barat.

Setelah secara resmi dibuka oleh pejabat perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ditandai dengan pemukulan kentongan di aula Kariang Bandong Bank Indonesia (BI) Kalbar, Rabu, 1 April 2026. Musda ke-3 DPD HPI Kalimantan Barat kemudian dilanjutkan dengan agenda utama yakni menentukan kepengurusan untuk periode ke depan. Selain sebagai ajang demokrasi organisasi, Musda ini menjadi momentum penting untuk merancang peta jalan pengembangan profesi pramuwisata di tengah dinamika industri pariwisata modern.

banner 1024x1500

Ketua DPD HPI Kalbar, Fahroollyadi, menjelaskan bahwa terdapat tiga kandidat yang muncul dalam bursa pemilihan ketua kali ini. Selain dirinya yang kembali mencalonkan diri, terdapat nama Januardi Setiawan dan Hani Sajogo yang siap bersaing membawa visi misi terbaik bagi organisasi.

“Agenda Musda kami hari ini yang paling utama adalah pemilihan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia Kalimantan Barat yang baru. Selain itu, kami merancang rencana pengembangan HPI ke depannya, terutama terkait kerjasama dengan stakeholder pariwisata, baik praktisi, akademisi, hingga sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Barat,” ungkapnya Arul sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Fahroollyadi menekankan pentingnya standarisasi layanan bagi para pemandu wisata lokal. Ia menegaskan bahwa pramuwisata di Kalimantan Barat harus memiliki kualitas yang setara dengan standar nasional, salah satunya melalui percepatan sertifikasi kompetensi berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).

Selain penguatan internal, HPI Kalbar berencana memperluas jangkauan promosi dengan menggandeng para pemangku kepentingan, termasuk influencer media sosial. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak popularitas destinasi wisata unggulan, khususnya di wilayah Pontianak dan Sambas, agar lebih dikenal secara luas.

Dengan kepemimpinan yang baru nantinya, HPI Kalimantan Barat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan prima bagi wisatawan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pariwisata daerah.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *