banner 728x250

Maxim Pontianak Perkuat Ekosistem ‘Smart Logistics’ Dukung UMKM Lokal

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Memasuki tahun 2026, Maxim Pontianak tancap gas memperkuat posisinya di industri transportasi online dengan mengusung konsep ‘smart logistics’. Strategi ini dirancang khusus untuk menjadi tulang punggung bagi pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Khatulistiwa.

Head of Subdivision Maxim Pontianak, Dwi Janarko, menjelaskan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah bertransformasi menjadi ekosistem layanan terpadu (one-stop ecosystem). Layanan ini mengintegrasikan transportasi, pengantaran barang, hingga mikrologistik dalam satu kendali aplikasi.

banner 1024x1500

“Tujuannya agar pelaku usaha dapat mengelola rantai pasok secara lebih efisien tanpa harus terbebani biaya kepemilikan armada sendiri. Cukup pesan melalui aplikasi, kurir kami akan menjemput dan mengantarkan barang dalam waktu singkat,” ujar Dwi Janarko, saat diwawancara di kantor Maxim Pontianak, Rabu, 15 April 2026

Pertumbuhan Signifikan dan Dominasi Layanan ‘Bike’
Kepercayaan masyarakat Pontianak terhadap layanan asal Rusia ini terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data internal, Maxim mencatatkan lonjakan pemesanan hingga 47% secara year-on-year pada tahun 2025. Sektor pengantaran (delivery) juga tidak kalah mentereng dengan pertumbuhan sebesar 19%.

Mengenai peta penggunaan layanan di Pontianak, Dwi memaparkan bahwa sepeda motor masih menjadi primadona utama.
Untuk layanan Bike diangka 52,20% (Dominasi utama), layanan Car 21,14%. Sedangkan layanan, Delivery & Cargo mencapai 19,81%.

“Efisiensi waktu dan biaya tetap menjadi faktor penentu bagi warga Pontianak dalam memilih moda transportasi. Kami memproyeksikan layanan ‘Bike’ tetap akan memimpin pasar, namun potensi pertumbuhan besar juga terlihat pada layanan ‘Car’ dan pengiriman barang seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas yang nyaman,” tambahnya.

Keamanan Mitra dan Perlindungan Disabilitas
Di tengah persaingan industri yang ketat, Maxim menekankan bahwa aspek keselamatan mitra pengemudi dan penumpang tetap menjadi prioritas. Perusahaan menggandeng Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) untuk pemberian santunan kecelakaan.

Khusus layanan mobil, Maxim telah bersinergi dengan Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan guna memberikan jaminan kecelakaan kerja serta asuransi jiwa. Menariknya, Maxim Pontianak baru-baru ini melakukan langkah inklusif dengan membayarkan iuran BPJS bagi seluruh mitra pengemudi disabilitas.

Strategi Menghadapi Kompetisi
Menanggapi persaingan dengan aplikator lain, Dwi Janarko melihat hal tersebut sebagai dorongan untuk menjaga kualitas. Diferensiasi utama Maxim tetap terletak pada skema harga yang ekonomis bagi pengguna dan komisi yang kompetitif bagi mitra.

“Kami didukung oleh efisiensi sistem internal yang mampu menekan biaya operasional. Dengan jangkauan operasional di lebih dari 400 kota di Indonesia, kami memiliki basis kekuatan yang besar untuk tetap relevan dengan kebutuhan lokal di tiap wilayah, termasuk di Pontianak,” pungkasnya.

Untuk terus meningkatkan jumlah pengguna, Maxim juga masih menjalankan program promo bagi pengguna baru serta sistem ‘referral’ yang memberikan keuntungan tambahan bagi pelanggan setia di Pontianak.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *