banner 728x250

Hijaukan Pesisir, Lions Club Indonesia Tanam 20 Ribu Bibit Mangrove di Pelangi Kapuas Park Kubu Raya

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, KUBU RAYA – Kawasan wisata Pelangi Kapuas Park, Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, kini tampil lebih hijau. Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307-B1 menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menanam 20.000 bibit mangrove, Sabtu, 18 April 2026.

Aksi sosial peduli lingkungan ini digagas Lions Clubs di Pontianak bekerjasama dengan Kelompok Peletari Lingkungan Buih Muara, Desa Sungai Kupah. Kegiatan mengusung tema ‘Tumbuh Bersama, Hijaukan Bumi 2.0; Cegah Abrasi l, Selamatkan Pantai.’ Ini merupakan bagian dari komitmen global Lions Club International dalam menjaga ekosistem bumi dan menekan dampak pemanasan global.

banner 1024x1500

Ketua Komite Baksos Mangrove, Riyadi Gouw menyampaikan, baksos lingkungan terutama mangrove telah beberapa kali dilaksanakan Lions Club di Kalimantan Barat. Sebelumnya Lions Clubs telah menanam mangrove di Mempawah dan Singkawang. “Tahun lalu pada momen konvensi, Lions Clubs juga telah menanam pohon di Tugu Khatulistiwa dan sepanjang jalan bandara Singkawang,” ujarnya.

Ia menambahkan, Lions Clubs punya kepedulian tinggi terhadap lingkungan. “Environment merupakan 1 dari 8 fokus service kami di seluruh dunia,” katanya.

Menurutnya, kegiatan dapat terlaksana atas dukungan dari 43 donatur, baik dari internal lions clubs maupun luar. Pihaknya pun telah melalukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, khususnya Dinas Lingkungan Hidup terkait kegiatan tersebut. “Mungkin hari ini tidak semua bibit kami tanam. Akan dilakukan bertahap,” ujarnya.

Penanaman Mangrove hari ini diikuti langsung para pejabat Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307-B1, yaitu Gubernur Distrik Edwin Purwohandianto, Wakil Gubernur Distrik Pertama Eddy Lie, Wakil Gubernur Distrik Kedua Juswanto Prananto, dan Sekda Kubu Raya Yusran Anizam, Kadis Lingkungan Hidup Kubu Raya dan pejabat lainnya.

Gubernur Distrik Lions Indonesia 307-B1, Edwin Purwohandianto, menjelaskan bahwa penanaman ini bertepatan dengan momen Week of Service for Environment. Menurutnya, kegiatan serupa dilakukan serempak oleh anggota Lions Club di seluruh dunia.

“Ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya kami pernah melakukan penanaman di Mempawah pada 2015 dan Singkawang pada 2021. Hari ini, 20 ribu pohon kita tanam di sini, selaras dengan kegiatan di Bekasi yang juga menanam jumlah yang sama,” ujar Edwin.

Edwin menambahkan bahwa fokus Lions Club bukan hanya pada penanaman pohon, tetapi juga edukasi pengurangan sampah plastik guna meminimalisir dampak global warming.

Benteng Alami dan Destinasi Wisata
Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Yusran Anizam, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia menekankan bahwa mangrove memiliki peran krusial sebagai penyerap karbon terbesar dan pelindung pesisir dari abrasi.

“Mangrove ini luar biasa dalam menjaga panas bumi. Kami berharap kegiatan ini berlanjut agar destinasi Pelangi Kapuas Park tetap eksis sebagai ruang publik yang membahagiakan masyarakat,” kata Yusran.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga bibit yang telah ditanam, menjaga keberlangsungan destinasi wisata, merawat ekosistem pesisir dan melestarikan alam untuk generasi masa depan.

Rehabilitasi Lahan Rusak di Kubu Raya
Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kubu Raya, Dedy Hidayat memaparkan data mengenai kondisi hutan bakau di wilayahnya. Sebagai kabupaten dengan luas mangrove terbesar di Indonesia (sekitar 130.000 hektare tantangan kerusakan lahan menjadi perhatian serius.

“Berdasarkan identifikasi spasial, ada sekitar 4.000 hektare yang mengalami kerusakan tingkat sedang. Inisiatif swadaya seperti yang dilakukan Lions Club sangat membantu mempercepat rehabilitasi vegetasi yang rusak,” ungkap Dedy.

Dengan pulihnya vegetasi ini, diharapkan fungsi ekologis mangrove sebagai habitat ikan dan kepiting, serta sebagai benteng alami pesisir, dapat kembali optimal.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *