NARASIKALBAR.COM — Ikatan Lanceng Praben (ILP) Kalimantan Barat sukses menggelar ajang Pemilihan Duta Lanceng Praben Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini, mulai 2 hingga 5 April 2026, menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus pengembangan generasi muda di Kalimantan Barat.
Karantina peserta dilaksanakan di Hotel Dangau sejak 2 hingga 5 April 2026. Sementara itu, malam grand final digelar di halaman Qubu Resort pada 4 April 2026. Sebanyak 20 peserta atau 10 pasang finalis turut ambil bagian dalam ajang ini, yang merupakan perwakilan dari berbagai daerah seperti Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Sintang, dan kabupaten lainnya di Kalimantan Barat.
Ketua ILP Kalimantan Barat, Fitri Andriyani, menyampaikan bahwa pelaksanaan grand final tahun ini berlangsung dengan sangat meriah dan sukses menarik perhatian masyarakat, khususnya kalangan muda.
“Pemilihan grand final Lanceng Praben 2026 terlaksana dengan meriah dan seru. Dengan adanya guest star, banyak pemuda-pemudi yang turut hadir dalam grand final ini. Ini bukan sekadar seremoni penobatan, melainkan sebuah simfoni budaya yang luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan secara tidak langsung bahwa ajang ini menjadi bukti bagaimana tradisi Madura dapat dikemas secara modern tanpa menghilangkan nilai sakralnya, sehingga mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
Salah satu pemenang, Reuben Reviadiputra yang terpilih sebagai Duta Lanceng Kalbar 2026, mengungkapkan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilainya hampir sempurna. Ia menjelaskan bahwa selama masa karantina, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang bermanfaat bagi pengembangan diri.
“Menurut saya pemilihan duta lanceng praben Kalbar ini sudah hampir sempurna, baik saat karantina hingga malam grand final. Kami mendapatkan banyak materi dan nasihat yang sangat bermanfaat, mulai dari pengenalan budaya Madura, pariwisata, hingga public speaking,” ungkapnya.
Sementara itu, Duta Praben Kalimantan Barat 2026, Suci Ilvin Nurfadila, menyebut bahwa pencapaiannya dalam ajang ini merupakan suatu kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar sebagai representasi perempuan muda.
“Suatu kebanggaan bagi saya bisa terpilih menjadi Duta Praben Kalimantan Barat 2026. Ini bukan sekadar tentang memenangkan kompetisi atau mengenakan selempang, tetapi merupakan titik balik dan tanggung jawab besar untuk menjadi representasi perempuan muda yang berkarakter, berbudaya, dan berwawasan luas,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterpilihannya merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya, khususnya tradisi Madura di Kalimantan Barat. Secara tidak langsung, Suci memandang peran ini sebagai jembatan untuk menjaga agar nilai-nilai budaya tetap relevan dan dicintai oleh generasi muda, khususnya generasi Z.
Melalui kegiatan ini, Ikatan Lanceng Praben Kalimantan Barat tidak hanya menghadirkan ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi, pelestarian budaya, serta penguatan karakter generasi muda yang siap menjadi duta budaya di daerahnya.
Penulis: Fahrurrozi
















