banner 728x250

12 Insan Budaya Dianugerahi Penghargaan Kebudayaan

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar ajang Anugerah Kebudayaan 2026, di Pondopo Gubernur Kalbar, Kamis, 22 Oktober 226 malam.
Kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam mengapresiasi para insan budaya serta memperkuat komitmen pelestarian warisan tradisi di Kalbar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Alkadri, menegaskan bahwa Kalimantan Barat memiliki kekayaan luar biasa yang bersumber dari keberagaman etnik, bahasa, adat, hingga kesenian.

“Kekayaan tersebut harus dijaga agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Syarif Faisal Alkadri di sela-sela kegiatan.

Syarif Faisal memaparkan, keberhasilan pelestarian budaya Kalbar terlihat dari meningkatnya jumlah karya budaya yang terdaftar secara nasional. Hingga akhir tahun 2025, Kalimantan Barat telah mencatatkan sebanyak 96 karya budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia.

Langkah ini terus berlanjut pada tahun 2026, di mana sebanyak 22 karya budaya baru telah direkomendasikan pada sidang penetapan untuk diakui sebagai WBTB Indonesia.

“Pencatatan ini merupakan salah satu upaya perlindungan kita. Namun, langkah penting selanjutnya adalah bagaimana kita dapat terus mengembangkan kebudayaan tersebut,” tegasnya.

Menurut Syarif Faisal, pemajuan kebudayaan bukanlah tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama yang melibatkan masyarakat, akademisi, pelaku seni, hingga lembaga adat dan budaya. Sinergi ini dinilai menjadi kunci sukses dalam menjaga warisan tradisi sekaligus mendorong lahirnya inovasi budaya baru berbasis kearifan lokal.

Sebagai bentuk komitmen nyata Pemprov Kalbar, Malam Anugerah Kebudayaan 2026 menyerahkan penghargaan kepada individu dan kelompok yang konsisten berkontribusi dalam melestarikan kebudayaan daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk memberikan penghargaan kepada insan-insan budaya yang berperan besar menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Pada penyelenggaraan Anugerah Kebudayaan Kalbar tahun 2026 ini, ada empat kategori penghargaan yang diberikan. Diantaranya, katagori Maestro, Pelopor, Pelestari dan Anak

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal menyampaikan apresiasi tinggi atas seluruh sumbangsih para penerima anugerah.

Melihat pesatnya peran media informasi, Syarif Faisal menyampaikan rencana pengembangan penganugerahan di masa mendatang, salah satunya dengan menambah kategori penghargaan untuk media yang aktif mempublikasikan seni dan budaya Kalbar.

“Ke depan, kita bisa menambah kategori lainnya seperti media yang aktif mempublikasikan tentang kesenian dan kebudayaan di Provinsi Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Ia berharap diselenggarakannya Malam Anugerah Kebudayaan ini dapat memicu semangat seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat adat istiadat dan seni tradisi.

“Harapannya, seluruh elemen masyarakat Kalimantan Barat termotivasi untuk melestarikan seni, budaya, dan adat istiadat yang menjadi ciri khas Kalimantan Barat,” pungkasnya.

Dari 12 insan budaya yang dianugerahi penghargaan Kebudayaan ialah Gusti Mustaan dari Kabupaten Sanggau katagori Maestro, Djiu Thiam Fuk dari Kota Singkawang katagori Maestro, Tino Asprilla Anthon dari Kabupaten Sintang katagori Pelopor, Winando dari Kota Pontianak katagori Pelopor, Puji Rahayu dari Kota Pontianak katagori Pelestari, Yohanes Paku dari Kabupaten Melawi katagori Pelestari dan Movia Margareta dari Kabupaten Sintang katagori pelestari.

Kemudian, ada Ferdinandus Lah dari Kabupaten Kubu Raya katagori pelestari, Sukardiansyah dari Kabupaten Mempawah katagori pelestari, Syamsie dari Kabupaten Mempawah katagori pelestari, Arti Artyla dari Kabupaten Kapuas Hulu katagori Anak dan ada Nadhira Syakila Anjani dari Kota Pontianak katagori Anak.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *