banner 728x250

Kolaborasi Untan dan IDI Kalbar: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Kelompok Rentan dan Panti Asuhan

banner 468x60

NARASIKALBAF.COM, PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-67 Universitas Tanjungpura (Untan), Klinik Pratama Untan menggandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Barat dan Komite Akreditasi Kesehatan Pratama menggelar aksi bakti sosial kesehatan terpadu di Auditorium Untan, Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini difokuskan bagi kelompok masyarakat rentan, lansia, hingga anak-anak panti asuhan di Kota Pontianak.

banner 1024x1500

Aksi kemanusiaan ini mencakup berbagai layanan mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan antropometri untuk memonitor tumbuh kembang anak, khitanan massal, hingga donor darah.

Sasar Ratusan Anak Panti dan Lansia

Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Imranur Akbar Ridho memaparkan, bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Berdasarkan data sementara, terdapat 32 anak yang mengikuti khitanan massal, 53 peserta pemeriksaan kesehatan gratis, dan 18 orang pendonor darah.

“Untuk anak panti asuhan, dari total target 500 anak, yang sudah hadir saat ini mencapai 237 anak. Kami berkolaborasi dengan PMI Kota Pontianak untuk donor darah, serta IDI Wilayah Kalbar, IDI Kota Pontianak, dan PDUI Kalbar untuk layanan medis lainnya,” ujar Imranur.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan akademis dan masyarakat luas

Deteksi Dini dan Rencana Operasi Gratis

Kepala Klinik Pratama Untan, dr. Eka Ardiani Putri menjelaskan, bahwa pemeriksaan antropometri sangat krusial bagi anak-anak panti asuhan untuk mengukur status gizi dan mendeteksi adanya penyakit penyerta.

“Kami menemukan beberapa adik-adik di panti asuhan menderita penyakit seperti bibir sumbing hingga hidrosefalus. Ke depannya, kami berencana melanjutkan kolaborasi ini dengan IDI untuk melaksanakan operasi gratis bagi mereka,” ungkap dr. Eka.

Selain anak panti, layanan kesehatan juga diberikan kepada para pensiunan Untan dan masyarakat umum. dr. Eka menambahkan bahwa aksi sosial ini akan diperluas ke wilayah lain. “Ini langkah awal. Bulan depan insya Allah kami akan melaksanakan bakti sosial tahap kedua di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, dan diharapkan bisa berlanjut ke kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Barat,” tambahnya.

Mesehatan sebagai Fondasi Kesejahteraan

Senada dengan hal tersebut, dr. Eko Rusdianto Suhariman, Sp.B, Subsp. Onk, menekankan bahwa kesehatan merupakan variabel yang tidak bisa dipisahkan dari kesejahteraan sosial. Menurutnya, menciptakan masyarakat tangguh memerlukan sinergi antara profesional medis, pemerintah, dan elemen masyarakat.

“Kegiatan tahun 2026 ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan manifestasi visi kami untuk mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas hingga ke akar rumput,” tegas dr. Eko.

Ia berharap kehadiran akademisi dapat memberikan dampak berkelanjutan, bukan hanya pengobatan sesaat.

“Setiap tindakan kecil yang kita lakukan hari ini adalah langkah besar menuju Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. Mari kita layani masyarakat dengan senyuman dan kompetensi terbaik,” pungkasnya.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *