banner 728x250

Persatuan Bola Sundul Indonesia Kalimantan Barat Laksanakan Rapat Kerja

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK: Pengurus Persatuan Bola Sundul Indonesia (Perbosi) Provinsi Kalimantan Barat saat ini telah menyusun program kerja untuk tahun 2026. Penyusunan program kerja ini melalui pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) di Pontianak pada Sabtu (13/12/2025) yang melibatkan enam kota dan kabupaten, yaitu Kota Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Sanggau, Sambas, dan Ketapang, membahas langkah-langkah ke depan untuk memajukan olahraga bola sundul di Kalimantan Barat.

Selain pengurus dan anggota Perbosi, Raker itu juga dihadiri oleh Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Barat. Acara ini berfokus pada evaluasi progres dan strategi pengembangan organisasi serta persiapan menuju kompetisi.

banner 1024x1500

Wakil Ketua 1 Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Barat Danianus Petrus mengatakan, bahwa Rapat Kerja (Raker) ini menjadi momentum krusial untuk penguatan organisasi dalam menyongsong program kerja di tahun mendatang, terutama menjelang Forprov ke-2 tahun 2026.

“Rapat kerja ini adalah momentum penguatan organisasi di tahun yang akan datang. Pada intinya kami dari KORMI Provinsi telah memberikan dukungan kepada Perbosi dan semua Inorga lainnya untuk terus semangat dalam menggaungkan dunia olahraga,” ujar Dsni.

Ketua Perbosi Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Ridwan, menyatakan dalam raker ini ada beberapa program kerja yang disusun sesuai dengan masukan dari pengurus Provinsi dan Kabupaten/Kota, terutama dalam pengembangan olahraga bola sundul Kalbar.

Perbosi Kalbar juga menargetkan akan membentuk empat kepengurusan tingkat kota/kabupaten, Kota Singkawang, Kabupaten Kayong Utara, Bengkayang hingga rampung ke semua Kabupaten/Kota lainnya. “Di antaranya kami mempunyai program ingin membentuk empat lagi kota/kabupaten,” ujar Ridwan.

Dengan tambahan empat pengurus baru, total wilayah yang terintegrasi di bawah Perbesi Kalbar akan mencapai 10 kota/kabupaten. Selain pengembangan organisasi, rapat kerja ini juga membahas persiapan FORPROV ke-2 yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Harapannya tahun 2026 nanti, Perbosi sudah semakin dikenal. Minimal target 10 Kabupaten/Kota bisa ikut Forprov dan bisa ikut bertanding di acara Fornas nanti di tahun 2027,” ungkapnya.

Perbesi Kalbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas atlet dan pengurus demi mencapai prestasi maksimal, baik di tingkat regional maupun nasional.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *