JAKARTA – Bank Kalbar kembali mengukuhkan prestasinya di tingkat nasional dengan meraih penghargaan TOP Human Capital Awards 2026 #5 Stars. Tidak hanya itu, Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, juga memperoleh penghargaan individu sebagai The Most Committed Top Leader on Human Capital 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara penganugerahan TOP Human Capital Awards 2026 yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diterima oleh Kepala Divisi Sumber Daya Manusia Bank Kalbar, Edy Kusnadi, bersama Pemimpin Cabang Jakarta, Dinul Ersha Akbar, yang hadir mewakili Bank Kalbar.

Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan terhadap komitmen Bank Kalbar dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia melalui penerapan Human Capital Management System (HCMS) yang dinilai mampu mendukung peningkatan kinerja serta keberlanjutan bisnis perusahaan.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan modal, teknologi, maupun strategi bisnis, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Menurutnya, pegawai merupakan aset strategis yang memiliki peran penting dalam menentukan arah perkembangan dan daya saing perusahaan di tengah perubahan industri perbankan.
“Bagi Bank Kalbar, sumber daya manusia merupakan kekuatan utama dalam menjalankan roda organisasi. Kemajuan perusahaan tidak mungkin dicapai tanpa didukung oleh insan-insan yang memiliki kompetensi, integritas, profesionalisme, serta semangat untuk terus berkembang,” ujar Rokidi.
Ia menyampaikan, penghargaan yang diraih Bank Kalbar merupakan hasil dari komitmen bersama seluruh jajaran perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang produktif sekaligus mendorong peningkatan kapasitas setiap pegawai.
“Penghargaan ini bukan semata-mata pencapaian pimpinan atau kelompok tertentu. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Bank Kalbar yang selama ini terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” katanya.
Rokidi menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pengembangan kompetensi pegawai agar mampu mengikuti perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan nasabah, serta tantangan industri perbankan yang semakin kompetitif.
“Kami menyadari bahwa tantangan industri perbankan ke depan akan semakin besar. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian berkelanjutan. Kami ingin seluruh pegawai memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir inovatif, dan mampu memberikan solusi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Rokidi, penguatan sumber daya manusia juga harus berjalan seiring dengan pembentukan budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, kolaborasi, dan orientasi terhadap pelayanan.
“Kompetensi saja tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan integritas dan tanggung jawab. Kami ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga mengedepankan kepercayaan, etika, dan kualitas pelayanan kepada nasabah,” jelasnya.
Ia juga menilai bahwa penghargaan The Most Committed Top Leader on Human Capital 2026 menjadi pengingat bagi dirinya untuk terus memberikan perhatian terhadap pengembangan talenta dan kualitas kepemimpinan di lingkungan Bank Kalbar.
“Bagi saya, kepemimpinan bukan hanya tentang bagaimana mengarahkan organisasi mencapai target bisnis, tetapi juga bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia agar memiliki kemampuan dan kesempatan untuk berkembang. Pemimpin harus mampu menciptakan ruang bagi lahirnya inovasi, meningkatkan kapasitas pegawai, serta membangun tim yang solid,” tutur Rokidi.
Lebih lanjut, Rokidi menekankan bahwa sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalbar memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kalimantan Barat.
Oleh sebab itu, peningkatan kualitas pegawai harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan dan kepercayaan masyarakat.
“Bank Kalbar hadir bukan hanya untuk menjalankan aktivitas bisnis perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung pembangunan daerah. Kami ingin setiap peningkatan kemampuan pegawai dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat,” tegasnya.
Ia menambahkan, transformasi perusahaan harus dilakukan secara konsisten dengan melibatkan seluruh elemen organisasi. Menurutnya, keberhasilan dalam membangun perusahaan yang kuat membutuhkan kesiapan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan.
“Kami tidak ingin berpuas diri dengan penghargaan yang telah diperoleh. Justru capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan, meningkatkan kualitas organisasi, dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Rokidi berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Bank Kalbar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga kepercayaan publik.
“Bintang lima ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan tanggung jawab untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar yang telah dicapai. Kami ingin Bank Kalbar terus tumbuh menjadi bank daerah yang profesional, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kemajuan Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Dengan raihan TOP Human Capital Awards 2026 #5 Stars dan penghargaan kepemimpinan yang diterima Rokidi, Bank Kalbar menegaskan komitmennya untuk menjadikan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama dalam memperkuat daya saing perusahaan dan mendukung pembangunan daerah.














