banner 728x250

PBB Tetapkan Jakarta sebagai Kota Terpadat Dunia, Lampaui Tokyo dan Shanghai

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM – Jakarta resmi menyandang predikat kota terpadat di dunia. Berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), wilayah metropolitan ibu kota Indonesia itu kini dihuni hampir 42 juta jiwa, melampaui Dhaka dan Tokyo.

Dalam laporan World Urbanization Prospects 2025, PBB menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penduduk membuat Jakarta naik dari posisi kedua dan menyalip Tokyo, yang sejak tahun 2000 konsisten berada di peringkat pertama kota terpadat dunia. Populasi Tokyo yang relatif stagnan di angka 33,4 juta menyebabkan kota tersebut turun ke posisi ketiga.

banner 1024x1500

Sementara itu, Dhaka mencatat peningkatan jumlah penduduk paling signifikan, naik dari posisi kesembilan menjadi kedua dengan 36,6 juta jiwa. Kota tersebut bahkan diprediksi akan menjadi yang terbesar di dunia pada 2050.

Pertumbuhan cepat Dhaka dan Jakarta sama-sama didorong oleh arus perpindahan masyarakat dari desa ke kota. Di Bangladesh, perpindahan itu diperkuat oleh faktor ekonomi serta meningkatnya risiko bencana iklim seperti banjir dan kenaikan permukaan laut.

Jakarta sendiri menghadapi ancaman yang serupa. Berbagai studi memperkirakan sekitar seperempat wilayah kota bisa berada di bawah air pada 2050 akibat kombinasi penurunan tanah dan naiknya muka laut.

Walaupun pemerintah sedang mengembangkan ibu kota baru di Nusantara, Kalimantan Timur, PBB memperkirakan jumlah penduduk Jakarta justru akan bertambah sekitar 10 juta orang dalam 25 tahun ke depan.

Ledakan populasi tersebut juga membuat warga Jakarta berhadapan dengan persoalan ketimpangan dan mahalnya biaya hidup. Tahun ini, kondisi itu sempat memicu aksi besar-besaran, menandakan meningkatnya protes dari pekerja berpendapatan rendah, termasuk pengemudi ojek dan kurir daring.

PBB melaporkan jumlah megacity—kota berpenduduk lebih dari 10 juta orang—kini mencapai 33, atau empat kali lebih banyak dibanding 1975. Asia menjadi pusat pertumbuhan urban terbesar dengan 19 megacity, termasuk sembilan dari 10 kota terpadat berikut:

  • Jakarta, Indonesia: 41,9 juta jiwa
  • Dhaka, Bangladesh: 36,6 juta jiwa
  • Tokyo, Jepang: 33,4 juta jiwa
  • New Delhi, India: 30,2 juta jiwa
  • Shanghai, China: 29,6 juta jiwa
  • Guangzhou, China: 27,6 juta jiwa
  • Manila, Filipina: 24,7 juta jiwa
  • Kolkata, India: 22,5 juta jiwa
  • Seoul, Korea Selatan: 22,5 juta jiwa

Satu-satunya kota di luar Asia yang masuk daftar 10 besar adalah Kairo, Mesir, dengan 32 juta penduduk.

Di kawasan lain, São Paulo (18,9 juta) tercatat sebagai kota terbesar di Amerika, sementara Lagos menempati posisi kota terbesar di Afrika sub-Sahara.

PBB menyampaikan bahwa laporan terbaru ini memakai definisi baru untuk menyeragamkan ukuran kota di berbagai negara. Kota kini ditetapkan sebagai kawasan yang tersambung dalam bentuk aglomerasi sel grid satu kilometer persegi dengan kepadatan sedikitnya 1.500 jiwa serta total populasi minimal 50.000.

Metodologi tersebut juga membuat peringkat sejumlah kota berubah, termasuk Teheran, yang kini tercatat memiliki sembilan juta penduduk dan sedang mengalami krisis air hingga harus menerapkan pembatasan distribusi.

Penulis: Fahrurrozi

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *