banner 728x250

PDB Kota Pontianak Siap Kawal Program P2P Bawaslu Demi Pemilu 2029 Bermartabat

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM — Perisai Demokrasi Bangsa Kota Pontianak menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digagas oleh Bawaslu Kota Pontianak. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Persiapan Pendidikan Pengawas Partisipatif Kota Pontianak yang digelar pada Kamis, 21 Mei 2026 Pukul 09.00 WIB, di Kantor Bawaslu Kota Pontianak.

Dalam rapat tersebut, Ketua PDB Kota Pontianak, Jamilah, menyampaikan apresiasi atas langkah Bawaslu Kota Pontianak dalam menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) terkait program P2P. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah penting dalam membangun kualitas demokrasi dan pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029 yang bermartabat.

banner 1024x1500

“Kami mengapresiasi langkah Bawaslu Kota Pontianak dalam menindaklanjuti SK P2P ini. PDB Kota Pontianak berkomitmen penuh mendukung terwujudnya Pemilu 2029 yang bermartabat,” ujar Jamilah.

Ia juga menyoroti pentingnya standardisasi kompetensi bagi petugas lapangan dalam program tersebut. Menurutnya, pembekalan yang terstruktur akan membantu proses pemetaan risiko serta pelaporan dugaan pelanggaran pemilu agar lebih valid dan objektif.

“Kami menyarankan agar program P2P dibekali dengan standardisasi kompetensi yang jelas bagi para petugas lapangan, agar pemetaan risiko dan pelaporan dugaan pelanggaran di tingkat tapak menjadi lebih valid dan objektif,” tambahnya.

Selain memberikan masukan, PDB Kota Pontianak juga menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam mengawal jalannya program hingga selesai. Jamilah menegaskan pihaknya siap menugaskan perwakilan terbaik untuk bergerak di lapangan dengan tetap menjaga independensi.

“PDB Kota Pontianak siap mengawal pelaksanaan program ini sampai dengan selesai. Kami siap menugaskan perwakilan terbaik kami untuk bergerak aktif di lapangan dengan menjaga independensi secara ketat,” katanya.

Tidak hanya itu, Jamilah berharap program Pendidikan Pengawas Partisipatif tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu menjadi gerakan nyata yang inklusif dan berdampak langsung di tengah masyarakat. Ia juga meminta agar Bawaslu terus membuka ruang koordinasi yang transparan dan akuntabel bersama masyarakat sipil.

Sementara itu, anggota Bawaslu Kota Pontianak, Muzammil, menegaskan bahwa keberhasilan program P2P membutuhkan dukungan serta partisipasi dari berbagai pihak, termasuk PDB Kota Pontianak.

“Untuk suksesnya acara P2P ini kami butuh masukan, saran, dan dorongan dari pengurus PDB,” ujarnya.

Ia juga berharap para peserta yang nantinya mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif dapat turut aktif menyosialisasikan nilai-nilai pengawasan partisipatif kepada masyarakat luas.

Selain itu, Muzammil mengungkapkan harapannya agar kerja sama antara Bawaslu Kota Pontianak dan PDB Kota Pontianak dapat terus terjalin di masa mendatang dalam upaya memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif di Kota Pontianak.

editor: Fahrurrozi

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *