banner 728x250

Kolaborasi Mafindo Pontianak Bersama TK Kartika, Gelar AI Goes to School, Dorong Literasi Kecerdasan Artifisial di Lingkungan Pendidikan

Pontianak, 5 September 2026 — Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Pontianak berkolaborasi dengan TK Kartika XVII-05 Pontianak menyelenggarakan kegiatan AI Goes to School melalui program Kelas Kecerdasan Artifisial V2. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) tersebut dilaksanakan di Aula TK Kartika XVII-05 Pontianak, mulai pukul 07.30 hingga 13.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas literasi digital sekaligus memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak, aman, dan bertanggung jawab di lingkungan pendidikan. Perkembangan AI yang semakin pesat dinilai perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai, sehingga teknologi tidak hanya digunakan sebagai alat bantu, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara kritis dan produktif.

Dalam kegiatan tersebut, Mafindo Pontianak menghadirkan M. Zainul Hafizi, M.Pd, Trainer AIGTS, dan Yoki Firmansyah, M.Kom, Master Trainer. Kegiatan juga melibatkan sejumlah asisten trainer, yakni Marini, S.Sos, M.A, Hasanah, S.Pd, Dr. Syf. Fatimah, M.Kom, serta Sahri Ramadhan, S.Sos.

PIC kegiatan sekaligus Ketua DPW Mafindo Pontianak, Syarifah Desy Safitri,S.Sos menyampaikan bahwa kolaborasi dengan satuan pendidikan menjadi langkah penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perkembangan AI. Menurutnya, literasi AI tidak semata-mata berbicara mengenai kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana pengguna mampu mempertimbangkan manfaat, risiko, etika, serta dampak dari penggunaan AI.

“AI berkembang sangat cepat dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, masyarakat pendidikan perlu memiliki pemahaman yang baik agar dapat memanfaatkan AI secara positif, tetapi tetap kritis dan bertanggung jawab. Melalui AI Goes to School ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa kecerdasan artifisial harus digunakan sebagai alat untuk membantu manusia, bukan menggantikan sikap kritis dan proses berpikir,” ujar Syarifah Desy Safitri.

Antusiasme peserta juga terlihat dalam rangkaian pembelajaran, termasuk dalam penyelesaian Learning Management System (LMS). Salah satu peserta yang berhasil menyelesaikan LMS dengan cepat adalah Alam Nasra. Kecepatan tersebut menjadi salah satu gambaran tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti materi dan aktivitas pembelajaran yang diberikan.

Alam Nasra mengungkapkan bahwa mengikuti kegiatan AI Goes to School memberikan pengalaman baru dalam memahami kecerdasan artifisial. Ia menilai materi yang diberikan membantu peserta memahami AI secara lebih praktis, terutama dalam melihat bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendukung kegiatan sehari-hari dan pembelajaran.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat menarik karena kami tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung mencoba dan menyelesaikan pembelajaran melalui LMS. Saya tertarik untuk mempelajari AI lebih jauh karena ternyata banyak hal yang bisa dilakukan dengan teknologi ini jika digunakan dengan cara yang tepat,” kata Alam.

Kolaborasi Mafindo Pontianak dengan TK Kartika XVII-05 Pontianak diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem literasi digital di Kota Pontianak. Melalui kegiatan seperti ini, pemahaman mengenai AI diharapkan tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi berkembang menjadi kemampuan untuk menggunakan, mengevaluasi, dan menyikapi AI secara cerdas dan bertanggung jawab.

Kegiatan Kelas Kecerdasan Artifisial V2 ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat, tenaga pendidik, dan komunitas dalam menghadapi perkembangan teknologi. Dengan literasi yang kuat, generasi pendidikan diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang adaptif, kritis, kreatif, dan tetap menjunjung nilai-nilai etika.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *