NARASIKALBAR.COM — Semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan ditunjukkan keluarga besar SD Negeri 03 Kecamatan Pontianak Kota bersama warga pemukiman sekitar melalui aksi gotong royong dalam rangka menyukseskan Program Sekolah Adiwiyata.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut mempertemukan siswa, guru, staf sekolah, serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama membersihkan lingkungan di sekitar sekolah dan pemukiman warga. Suasana gotong royong terlihat ketika para siswa yang mengenakan seragam olahraga berwarna oranye khas SDN 03 Pontianak Kota berbaur dengan warga yang membawa peralatan kebersihan masing-masing.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi bentuk nyata pembelajaran kepedulian terhadap lingkungan. Para peserta menyisir jalanan dan gang di sekitar sekolah menggunakan berbagai peralatan sederhana, seperti sapu lidi, pengki, arit, dan kantong sampah plastik berukuran besar.
Para siswa turut dilatih untuk peka terhadap keberadaan sampah di lingkungan sekitar. Mereka memungut berbagai jenis sampah, mulai dari dedaunan kering hingga sampah plastik sisa kemasan, kemudian mengumpulkannya ke dalam kantong sampah yang telah disediakan.
Selain membersihkan sampah di jalan dan lingkungan sekitar sekolah, kegiatan gotong royong juga menyasar saluran air atau drainase di sepanjang kawasan pemukiman dan sekolah.
Sejumlah warga bersama pihak sekolah membersihkan rumput liar serta sedimentasi lumpur yang mengendap di dalam selokan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi terjadinya genangan ketika hujan deras.
Koordinator Program Adiwiyata SD Negeri 03 Kecamatan Pontianak Kota menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keberlanjutan budaya peduli lingkungan.
“Sekolah tidak boleh menjadi menara gading yang terisolasi dari lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendidikan karakter peduli lingkungan yang diberikan kepada siswa tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Menurutnya, siswa perlu mendapatkan pengalaman langsung agar memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mampu menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, pembelajaran Adiwiyata diwujudkan dalam bentuk praktik langsung. Para siswa dapat melihat sekaligus terlibat dalam proses membersihkan saluran air, mengelola sampah, dan menjaga kebersihan lingkungan bersama masyarakat.
editor: Fahrurrozi















