NARASI KALBAR – Sebanyak 218 atlet renang mengikuti kejuaraan Swimming Competition 2025 antar klub se-Kalimantan Barat yang digelar oleh Pontianak Swimming Club di Kolam Renang JC. Oevang Oeray, Kota Pontianak pada 18–19 Juni 2025.
Ketua Panitia Event Juanda menyebut, ratusan atlet renang itu terdiri dari 16 klub Kabupaten/Kota di Kalbar dan dua dari Kalimantan Selatan serta Kalimantan Timur.
Pada kejuaraan ini menjadi momen bersejarah, karena pertama kalinya menggunakan sistem pencatatan waktu otomatis, bekerja sama dengan Spectra Swimpro.
“Sehingga hasilnya itu langsung muncul di layar. Kalau sebelum-sebelumnya kami mengadakan event ini dengan manual dan cara kerjanya pun cukup berbeda, sehingga dengan sistem otomatis ini kami merasa sangat terbantu dan dimudahkan, begitu juga bagi para penonton dan atlet bisa langsung melihat hasil perlombaannya,” kata Juanda.
Terlihat dari pantauan jurnalis di lapangan, terdapat sebuah layar monitor di sisi kiri dari pintu masuk yang menampilkan hasil dari pertandingan para peserta renang, mulai dari nama hingga detik dan kecepatan para peserta renang.
Pada area pertandingan juga terdapat petugas maupun operator yang telah menyiapkan berbagai fasilitas terbaik bagi peserta.
Juanda menyebut, selain meningkatkan semangat olahraga, kejuaraan ini juga sekaligus momen seleksi para atlet untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalbar.
“Event ini sekaligus seleksi POPDA untuk menuju POPNAS di bulan September, dari hasil perenang terbaik ini dari kelompok umur minimal tahun kelahiran 2008, perenang terbaik kalau lolos, maka akan mewakili Kalbar pada pekan olahraga Nasional,” ungkapnya.
Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia (FB FAI), Herpadi Nurcohyo mengapresiasi atas terselenggaranya kejuaraan Swimming Competition 2025 antar klub se-Kalimantan Barat yang digelar oleh Pontianak Swimming Club di Kolam Renang JC. Oevang Oeray, Kota Pontianak pada 18–19 Juni 2025.
“Kejuaraan ini menurut saya sangat berbobot, pertama fasilitas cukup baik, antusias peserta juga tinggi. Kemudian dari visi misi serta tujuan kegiatan ini sebagai usaha secara objektif untuk memilih perenang terbaik dari Kalimantan Barat untuk terjun ke Popnas,” katanya.
Herpadi Nurcohyo menilai, bahwa olahraga renang di Kalbar memiliki potensi dan peluang besar di kancah nasional maupun internasional. Hal tersebut ia sampaikan karena sudah terbukti beberapa atlet dari Kalbar berhasil meraih medali pada event nasional bahkan internasional.
Kendati demikian, Herpadi Nurcohyo menekankan di setiap event agar tetap mengedepankan sportivitas. Pasalnya dari sportivitas ini mengajarkan menjadi atlet terbaik dan profesional.
“Ini mengajarkan kita tentang sportivitas dalam pemilihan atlet terbaik, apalagi renang ini sebagai Cabor terukur dan Kalbar ini tahun 2023 meraih cukup banyak medali emas. Dari sini saya berharap Kalbar tetap ambil bagian dan menorehkan prestasi dikancah nasional,” ucapnya.
















