banner 728x250

Mabinda PKC PMII Kalbar Harap Kader Bangun Daya Saing dan Kritis

banner 468x60

Pontianak: Kami ingin dorong kader PMII Kalbar semakin terasah intelektualitas yang berbasis keislaman dan kebangsaan, namun kader harus tetap terjaga daya kritis terhadap kebijakan pembangunan, sehingga PMII turut mewarnai pergerakan aktivis di Kalbar dalam mendukung Pembangunan yang berkeadilan dan mensejahterakan rakyat.

banner 1024x1500

Arahan semangat tersebut disampaikan Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA selaku Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indoensia (PMII) Provinsi Kalimantan Barat, disela-sela makan siang bersama Ketua Ketua Bidang Penataan Aparatur PB PMII Sahabat Moh Lutfi, Restoran Mak Kundil Pontianak, Selasa 24 Juni 2025.
Makan siang dibersamai juga oleh Ketua PKC PMII Achmad Syukron, Sekretaris Umum PW IKA-PMII Didi Darmadi, S.Pd.I, M.Lett, M.Pd, dan Kasubdit III Intelkam Polda Kalbar Kompol Abdul Malik, S.IP., M.Sos.

“Selamat menikmati pengalaman baru dan perjalanan di Kalbar, terima kasih sudah berkenan hadir melantik sahabat-sahabat PKC PMII Kalbar, melantik PC PMII Kubu raya, dan PC PMII Sintang, pesan saya ya nggak usah jera untuk berkunjung kesini, terutama untuk membantu menata organisasi PMII di Kalbar,” ujar Prof Zaenudin.

“Oh ya saya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama Kapolda Kalbar dan pemerintah daerah yang sudah membantu kegiatan PMII di Kalbar, semoga kerjasama seperti ini bisa terus kita lakukan untuk menyiapkan calon-calon pemimpin dimasa mendatang dan kontribusi untuk pembangunan,” ujar Prof. Zae dalam obrolan yang santai sambil menikmati makan siang.

Zaebuddin juga berharap kader PMII di Kalbar bisa terus tumbuh semangat berorganisasi, semangat yang positif untuk melakukan pergerakan dengan menebar manfaat yang seluas-luasnya untuk masyarakat.

“Harapan saya, setelah pelantikan PKC PMII Kalbar oleh Ketua Umum PB PMII, ada semangat yang positif dalam melakukan pergerakan di Kalbar,” katanya.

Militansi kader lanjut Prof Zaenudin, harus terus dipupuk, terutama dengan mengasah intelektualitas untuk membangun daya kritis sehingga apa yang disampaikan kepada pemerintah daerah maupun isu-isu nasional benar-benar sudah teruji secara ilmiah, karena dihasilkan dari kajian yang mendalam, sehingga betul-betul bermanfaat untuk mempengaruhi kebijakan dari pemerintah yang pro rakyat,” begitu arahan Guru Besar IAIN Pontianak.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *