NARASIKALBAR.COM, KUBU RAYA – Suasana perayaan Hari Raya Idul Adha terasa sangat berbeda dan penuh kehangatan dalam acara “Masak Extra Besar” yang diinisiasi oleh pengurus Masjid Ismuhu Yahya Kubu Raya menghadirkan content creator sekaligus YouTuber ternama, Bobon Santoso. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 1,5 ton daging qurban diolah dalam kuali raksasa untuk dimasak rendang dan dibagikan kepada masyarakat, di halaman Masjid Ismuhu Yahya, pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Bobon Santoso, YouTuber yang dikenal dengan aksi memasak porsi brutal asal Singkawang, Kalimantan Barat, mengaku sangat antusias sekaligus takjub dengan banyaknya jumlah daging yang diolah pada kesempatan kali ini.
“Dari tadi saya tuang-tuang, dagingnya enggak habis-habis ini ya. Dagingnya masih banyak di sana. Ini harusnya kita bawa lima kuali ya,” seloroh Bobon di sela-sela aktivitas memasaknya.
Wujud Toleransi dan Kebersamaan Lintas Suku-Agama
Di balik kemeriahan porsi raksasa tersebut, acara ini membawa pesan toleransi yang sangat kuat. Hidangan dari daging qurban ini tidak hanya dinikmati oleh umat Muslim yang merayakan, tetapi juga melibatkan dan dibagikan kepada masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama.
Bobon mengungkapkan kebahagiaan mendalam karena aksi sosial ini bisa menjadi jembatan silaturahmi yang menyatukan keberagaman masyarakat di Kalimantan Barat.
“Senang sekali bisa masak ekstra besar di sini. Tentunya yang membuat kita bahagia adalah bisa bertatap muka langsung dengan saudara kita di sini. Ternyata hasil masakan kita ini bukan hanya untuk komunitas kita sendiri, tapi untuk saudara kita yang beragama lain dan beretnis lain juga,” ungkap Bobon.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kebersamaan tersebut terlihat jelas dari elemen masyarakat yang hadir berbaur di lokasi acara. Kehadiran para koko dan Cece yang ikut meramaikan dan mendukung jalannya acara.
Kemudian, tokoh Agama & Pendidikan. Dimana para santri serta guru-guru ngaji, mualaf, kaum duafa hingga anak yatim-piatu menjadi prioritas utama penerima manfaat masakan qurban ini.
Berharap Menjadi Agenda Tahunan
Melihat respons yang luar biasa dan antusiasme warga yang tinggi, Bobon berharap aksi kemanusiaan di bidang kuliner ini bisa terus berlanjut di masa-masa yang akan datang. Ia juga mengamini doa dari para pemuka agama setempat agar aksi berbagi ini membawa keberkahan yang berlipat ganda bagi semua pihak yang terlibat.
“Masya Allah ini luar biasa sih ya. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa masak lagi. Kata Ustadz tadi (pahala) dikali seratus ribu kalau salatnya di Mekah. Nah, kalau untuk masakan kita, mudah-mudahan dikali seribu, insya Allah ya. Mudah-mudahan berkah semuanya, sehat semuanya,” pungkas Bobon seraya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim dan rekan-rekan yang membantu.
Acara kemudian ditutup dengan pembagian makanan secara tertib yang telah lebih dulu mendaftar dan registrasi kepada panitia, menyisakan senyum dan kehangatan di tengah masyarakat yang hadir.
















