NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Beberapa titik pohon tumbang hingga bangunan roboh menjadi bukti nyata kuatnya angin menghantam Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat, pada Selasa (7/10/2025) sore. Saat itu juga, petugas gabungan dari BPBD, Dinas PU, tim pemadam damkar hingga pihak kepolisian melakukan evakuasi dan membersihkan ranting-ranting pohon yang tumbang.
Satu diantara petugas evakuasi di lapangan Akbar menjelaskan, berdasarkan laporan dari warga, hujan deras disertai angin kencang mulai terjadi memasuki waktu shalat ‘ashar.
Gambaran yang ia dapat dari hasil evakuasi, angin kencang berawal hujan, kemudian disertai angin sangat kencang, bahkan warga dilaporkan takut keluar rumah hingga menyebabkan beberapa pohon tumbang dan beberapa bangunan roboh.
“Tanda-tandanya itu siang hari panas terik setelah memasuki jam dua mulai mendung dan gelap setelah gelap disertai kilat, barulah hujan disertai angin. Kejadian itu cukup singkat kurang lebih 45 menitan,” kata Akbar dari perwakilan Damkarmat Borneo Pontianak menandai kejadian.
Menurut Akbar, peristiwa seperti ini sudah terjadi kali kedua pada tahun 2025. Hingga warga memahami tanda-tanda sebelum terjadinya hujan deras disertai angin kencang.
Akbar melaporkan di Jalan Danau Sentarum saja laporan sekitar tujuh titik pohon tumbang ada yang menimpa gerobak pedagang hingga mobil warga yang sedang diparkir.
“Terparah salah satunya di futsal safani dan yang kedua di jalan Ilham Aming coffee itu menimpa salah satu mobil pengunjung, bisa dibilang kerusakan hampir 70 persen,” kata Akbar.
Namun demikian, Akbar menerangkan, masih banyak laporan yang belum sempat didatangi oleh petugas mengingat personel juga terbatas. Bahkan petugas juga sempat kewalahan dengan peralatan yang seadanya. Namun dengan semangat gotong royong perlahan semua dapat dievakuasi.

















