banner 728x250

BRI BO Pontianak Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – BCM (Business Continuity Management) merupakan salah satu hal yang krusial didunia perbankan, terutama di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh bencana alam serta situasi darurat lainnya.


PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, melalui BRI Branch Office (BO) Pontianak, telah mengambil langkah nyata dalam melakukan pencegahan kebakaran. Salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi sekaligus simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran dalam pelaksanaan BCM Tahun 2026.

banner 1024x1500


Kegiatan yang diadakan di halaman gedung BRI Barito Pontianak pada Sabtu, 18 April 2026 kali ini diikuti oleh seluruh satuan pengamanan (Satpam) di lingkungan BRI BO Pontianak dan para office boy sebagai upaya perlindungan terhadap aset dan pegawai, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan karyawan tentang risiko kebakaran serta cara-cara penanganannya.

Dalam pelaksanaan kegiatan kali ini, BRI Branch Office Pontianak kali ini menggandeng PT. Servvo Fire menjadi narasumber, di mana sebagai Perusahan penyedia Apar dan sebagainya menghadirkan pengalaman dan pengetahuan yang berharga untuk membantu persiapan menghadapi potensi kejadian kebakaran.


“Pelatihan mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran tidak bisa dianggap sepele, bahwa pendidikan awal kepada karyawan sangat berpengaruh dalam menyelamatkan nyawa dan harta benda. Kegiatan ini pun diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab di kalangan pegawai terhadap keselamatan kerja dan pencegahan bencana,” ujar Egie Yudoyuwono selaku Manager Operasional dan Layanan BRI BO Pontianak.


“Kegiatan BCM yang diadakan oleh BRI Branch Office Pontianak bertujuan untuk mempersiapkan setiap individu dalam menghadapi resiko kebakaran. Dengan mengedukasi staf dan mengimplementasikan protokol pencegahan, perusahaan dapat mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh bencana tersebut”, Ujarnya.

Melalui praktik langsung, peserta diajarkan tentang penggunaan alat pemadam api, teknik evakuasi, serta strategi untuk tetap tenang dan terorganisir selama proses penanganan kebakaran.

Hal ini sejalan dengan rekomendasi dari National Fire Protection Association (NFPA) yang menyatakan bahwa “latihan berulang-ulang adalah kunci untuk kesuksesan dalam penanganan bencana”.


Dengan keterlibatan langsung dalam simulasi, peserta lebih mampu memahami dan mengingat langkah-langkah yang harus diambil ketika keadaan darurat benar-benar terjadi.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *