NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Berikut ini adalah rekap hasil final dan juara Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak Kalimantan Barat, Minggu, 6 September 2026.
Setelah melalui perjalanan sengit yang diikuti oleh 354 atlet dari 16 negara, event turnamen bulutangkis internasional Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 sukses menarik pencinta badminton, ribuan suporter memadati GOR Terpadu Ayani Pontianak Kalimantan Barat, gemuruh sorak ribuan supporter ini pecah tatkala pertandingan final dimulai sejak pukul 13.00 WIB.
Antusiasme masyarakat semakin tinggi setelah ganda putra Indonesia ikut lolos ke babak final, untuk menyaksikan pertandingan ini bahkan ada yang harus menyaksikan di layar lebar di halaman GOR karena tidak kebagian tiket.
Pertandingan antara pemain Indonesia melawan China Theipe ini merupakan momen yang dinanti nanti oleh warga Kalimantan Barat, karena merupakan satu satunya wakil Indonesia yang melaju ke final.
Meskipun pada akhirnya, Indonesia harus keluar runner-up. Pasangan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo dipaksa mengakui keunggulan wakil Chinese Taipei, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng, setelah melalui pertarungan sengit rubber game dengan skor 21-11, 19-21, 20-22 hingga membuat wakil Chinese Taipei keluar sebagai juara.
Sedangkan di ganda campuran pemain China Ma Xi Xiang / Qin Hui Zhi keluar sebagai juara, usai mengalahkan lawan senegaranya Liao Pin Yi bersama Zhang Jia Han lewat tiga gim pertandingan dengan skor 21-9, 20-22, 22-20
Kemudian di ganda putri, lagi-lagi pemain China, Liao Li Xi /Shen Shi Yao juga keluar sebagai juara setelah mengalahkan pemain Chinese Taipei Chou Yun An / Ruo Hsuan Ko lewat dua gim pertandingan dengan skor 14-21, 15-21 .
Begitu juga, di tunggal putri pemain China, Xu Wen Jing keluar sebagai juara usai mengalahkan wakil India, Mansi Singh lewat dua gim pertandingan dengan skor 21-15, 21-8.
Sementara di tunggal putra, Chinese Theipe Wang Po-Wei (unggulan dua) keluar sebagai juara usai mengalahkan wakill China, Sun Chao lewat dua gim pertandingan dengan skor 21-13, 21-19.
Melalui turnamen bulutangkis berskala internasional ini, tidak hanya memberikan kebanggaan bagi para peraih juara, namun memberikan semangat baru bagi pencinta olahraga khususnya cabang olahraga bulutangkis dan dampak positif bagi pelaku UMKM.
Pasalnya, selama ini warga Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak hanya bisa menyaksikan pertandingan bulutangkis skala internasional lewat siaran langsung YouTube maupun televisi, namun hadirnya GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak yang bertaraf internasional ini mampu menarik 354 atlet dari 17 negara melangsungkan pertandingan sengit di Kota Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat.















