banner 728x250
Berita  

Ngopi Bareng Ketum LDII di Pontianak Bahas Berbagai Program Prioritas hingga Penanganan Karhutla

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat menggelar agenda santai “Ngopi Bareng Media” bersama Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufik Wijaya, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu, 23 September 2026. Acara silaturahmi ini digelar sebagai bagian dari prapublikasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufik Wijaya, menyampaikan sejumlah agenda prioritas dan sikap organisasi terhadap berbagai isu strategis, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga edukasi digital bagi generasi muda.

Menanggapi isu karhutla yang kerap menjadi persoalan krusial di Kalimantan Barat, Dody menegaskan bahwa LDII mengambil peran aktif melalui pendekatan dakwah bil hal yakni dakwah yang diwujudkan melalui tindakan dan keteladanan nyata.

“Sebagai bagian dari civil society, LDII terus mengimbau warga dan masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Kami mewujudkannya melalui program reboisasi, penghijauan, serta pemanfaatan lahan terbengkalai dan lahan gambut di Kalbar agar menjadi lahan produktif dan bernilai guna,” ujar Dody.

Selain upaya fisik seperti konservasi air dan penghijauan yang ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, LDII juga menempuh jalur spiritual. Seluruh warga LDII di berbagai daerah diimbau untuk menggelar shalat istisqa guna memohon diturunkannya hujan sebagai salah satu solusi mengakhiri bencana karhutla.

Selain fokus pada lingkungan, LDII juga menyoroti penguatan bidang pendidikan umum dan digitalisasi yang menjadi bagian dari delapan program kontribusi LDII untuk Bangsa.

Dody menjelaskan, LDII menerapkan pola pendidikan terpadu (boarding school) yang menyandingkan pendidikan umum SMP/SMA di pagi hari dengan pengkajian keagamaan setelah waktu asar hingga isya.

Terkait tantangan era digital, LDII menaruh perhatian khusus pada perlindungan generasi muda dari dampak negatif internet, seperti judi online dan pornografi.

“Kami tidak ingin anak muda sekadar menjadi konsumen konten negatif. Melalui pelatihan internet sehat, kami mendorong mereka menjadi content creator yang memproduksi konten-konten positif sesuai keahlian masing-masing—mulai dari dunia pertanian, pertukangan, hingga dakwah,” tambahnya.

Melalui jaringan LDII News Network (Lines) yang tersebar di provinsi hingga kabupaten/kota, LDII terus melatih para pemuda daerah untuk mengelola media digital secara produktif guna menyampaikan edukasi serta mengabarkan kegiatan kemasyarakatan yang bermanfaat.

Sementara itu, Ketua LDII Kalbar, Susanto menyampaikan, agenda ini menjadi momen saling berdiskusi dan menerima masukan untuk LDII demi kemaslahatan umat.
“Sejauh ini kami sudah menjalankan berbagai program, mulai dari dakwah, kemudian penghijauan, ketahanan pangan hingga kemandirian ekonomi sejak usia dini lewat program tabungan pelajar yang bekerja sama dengan Bank BSI. Harapannya ini menjadikan kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud,” pungkasnya.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *