NARASIKALBAR.COM, KUBU RAYA – Dosen Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Pontianak melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) melalui program “Pendampingan Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting Berbasis Masyarakat melalui Edukasi Interaktif Digital dan Media Sosial”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Oktober 2026 di Desa Sungai Raya, wilayah kerja Puskesmas Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya.
Salah satu kegiatan utama dalam program tersebut adalah Pelatihan Literasi Gizi, yang ditujukan kepada ibu hamil, ibu balita, ibu menyusui, serta kader Posyandu. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak yang terdiri atas Dahliansyah, SKM, M.Gz selaku ketua tim, bersama anggota Sopiyandi, S.Gz, MPH dan Ir. Martinuas Ginting, M.Kes. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan lima orang mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak sebagai bagian dari keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan pembelajaran langsung di lapangan.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode pembelajaran interaktif, baik secara tatap muka maupun daring. Materi yang diberikan meliputi gizi seimbang, anemia pada ibu hamil, stunting, serta pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat. Untuk memperkuat pemahaman peserta, tim menyampaikan materi melalui paparan edukatif dan pemutaran video tentang pencegahan stunting bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan kader Posyandu.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui gambaran awal pengetahuan peserta sebelum mengikuti pelatihan. Selanjutnya, peserta mendapatkan penyampaian materi dan edukasi melalui media digital. Kegiatan diakhiri dengan post-test sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran setelah peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Melalui pelatihan ini, ibu hamil, ibu balita, ibu menyusui, dan kader Posyandu memperoleh tambahan wawasan serta pembaruan informasi mengenai praktik gizi yang tepat, mulai dari pemenuhan gizi selama kehamilan, pencegahan anemia, pemberian ASI, hingga pengenalan MP-ASI yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Pelibatan lima mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan untuk meningkatkan pengalaman, keterampilan komunikasi, edukasi gizi, dan kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan gizi masyarakat. Mahasiswa berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami tantangan pelaksanaan program pencegahan stunting berbasis keluarga dan komunitas.
Keterlibatan kader Posyandu menjadi aspek penting lainnya dalam kegiatan ini. Kader diharapkan dapat turut menyebarluaskan informasi gizi kepada masyarakat serta mendukung edukasi dan pendampingan keluarga di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pontianak berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya percepatan pencegahan stunting melalui peningkatan literasi gizi, pemberdayaan keluarga, keterlibatan mahasiswa, dan pemanfaatan media edukasi digital.
Upaya pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pengetahuan dan praktik gizi yang baik sejak masa kehamilan, didukung peran aktif keluarga, kader Posyandu, tenaga pendidik, dan mahasiswa, diharapkan menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.














