NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman di Jalan Parwasal, Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak Kalimantan Barat, Rabu, 25 Maret 2026 malam. Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim gabungan di lapangan, ada sebanyak enam unit rumah warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Lurah Siantan Tengah, Titha Ramitha, mengonfirmasi bahwa pendataan di lapangan masih terus dilakukan. Meski api telah berhasil dijinakkan, tingkat kerusakan bangunan bervariasi, dengan beberapa di antaranya rata dengan tanah.
“Untuk yang terdata sampai malam hari ini, sebanyak enam rumah yang terbakar. Ada yang kerusakannya 100 persen, ada juga yang 80 persen,” ujar Titha Ramitha saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Berdasarkan data sementara dari pihak kelurahan, berikut adalah rincian warga yang terdampak atas nama Wakil (Pemilik Bengkel) kerusakan mencapai 100%. Kemudian, Apiaw (Usaha Kue Keranjang) kerusakan rumah mencapai 100%, Asiang (Usaha Ayam Panggang) kerusakan sekitar 80% dan Maria Julia (Toko Bahan Kue) kerusakan rumah sekitar 80%.
Selanjutnya rumah milik Soekarman dan Apeng ikut terdampak kebakaran.
Meskipun demikian, Titha memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Situasi di masyarakat juga terpantau aman dan terkendali. Kecepatan penanganan api terbantu oleh solidaritas tim pemadam kebakaran yang sigap terjun ke lokasi.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sebanyak 18 unit pemadam kebakaran (Damkar) turut serta dalam proses pemadaman sehingga api bisa segera diatasi,” tambahnya.
Hingga saat ini, tercatat ada 6 Kepala Keluarga (KK) dengan total sementara 9 jiwa yang terdata. Namun, pihak kelurahan masih terus melakukan validasi karena belum semua data jumlah jiwa dari rumah yang terdampak terkumpul sepenuhnya.
Langkah Cepat Pemerintah Kota
Pemerintah Kota Pontianak telah mengambil langkah cepat untuk meringankan beban para korban. Selain melakukan pendataan akurat, bantuan logistik dijadwalkan akan segera disalurkan.
“Insyaallah bantuan dari Dinas Sosial akan diserahkan. Rencananya akan diwakilkan oleh Bapak Wali Kota atau Wakil Wali Kota Pontianak,” ungkap Titha.
Terkait penyebab kebakaran, pihak kelurahan belum bisa memberikan keterangan pasti. Saat ini, tim masih menunggu hasil investigasi resmi dari pihak kepolisian untuk mengetahui pemicu utama munculnya api.
















