PONTIANAK – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kota Pontianak menggelar Lapak Baca dan Bedah Buku di taman kampus IAIN Pontianak, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya kader PMII dalam merawat budaya literasi sekaligus menciptakan ruang diskusi yang terbuka bagi mahasiswa di lingkungan kampus.
Lapak baca yang digelar di ruang terbuka taman kampus menghadirkan suasana berbeda dalam aktivitas membaca dan berdiskusi. Mahasiswa dapat memanfaatkan ruang tersebut untuk membaca buku, bertukar pandangan, serta mendiskusikan berbagai gagasan dan persoalan yang berkembang di lingkungan akademik maupun masyarakat.
Ketua PMII Komisariat IAIN Kota Pontianak, Fahrurrozi, mengatakan bahwa gerakan literasi perlu terus dihidupkan di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital.
“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi bagaimana mahasiswa mampu memahami, mengkritisi, dan mengolah pengetahuan menjadi gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Fahrurrozi.
Menurutnya, kegiatan literasi tidak harus selalu dilakukan dalam forum formal. Taman kampus pun dapat menjadi ruang untuk membaca dan bertukar pikiran.
“Lapak baca ini sederhana, tetapi kami ingin membangun kebiasaan. Dari membaca, kemudian berdiskusi, hingga melahirkan gagasan. Itu yang ingin kami rawat bersama sebagai kader PMII dan mahasiswa,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi kader PMII Komisariat IAIN Kota Pontianak untuk mendorong mahasiswa agar kembali menjadikan buku dan diskusi sebagai bagian dari kehidupan kampus.
Melalui lapak baca dan bedah buku di taman kampus, PMII Komisariat IAIN Kota Pontianak berupaya menghadirkan literasi bukan hanya sebagai kegiatan, tetapi sebagai budaya yang tumbuh dari ruang-ruang sederhana di lingkungan mahasiswa.















