banner 728x250

Menteri Nusron Wahid Ajak Mahasiswa Urun Tangan dan Urun Karya Selesaikan Permasalahan Pertanahan

banner 468x60

Pekalongan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid mengajak mahasiswa untuk meringankan tangan dan ikut berkarya dalam menyelesaikan persoalan pertanahan.

Pernyataan itu disampaikan menyusul adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan yang menerjunkan sebanyak 500 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

banner 1024x1500

Nusron Wahid mengajak mahasiswa untuk tidak hanya berdiskusi, tegapi juga terlibat secara langsung dalam mencari solusi setiap persoalan pertanahan, khususnya pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah.

“Tidak hanya menuntut urun rembuk, tetapi kami juga mengajak urun karya dan urun tangan, serta urun kerja nyata melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik ini,” kata Nusron Wahid.

Hal terakhir disampaikan, saat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahidenerjunkan mahasiswa KKN Tematik di Gedung Student Centre Kampus 2 UIN Pekalongan, Senin (13/10/2025).

KKN Tematik ini kata Nusron Wahid, menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN, Kementerian Agama, dan perguruan tinggi dalam memperkuat kesadaran hukum pertanahan di kalangan masyarakat. Terkhusus terkait pengamanan aset keagamaan dan tanah wakaf.

“Setelah KKN Tematik ini, kami harapkan mahasiswa lulus menjadi sarjana yang applicable, bisa terjun langsung kepada masyarakat dan membantu urusan kerakyatan, keumatan, serta kenegaraan dan kebangsaan,” ungkapnya.

Nusron Wahid menilai, bahwa KKN ini sangat penting untuk menumbuhkan empati sosial sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis para mahasiswa dalam menghadapi persoalan riil di lapangan.

Itulah menurut Nusron Wahid, esensi mengapa mahasiswa Indonesia harus berpikir kritis dan berpihak kepada rakyat.

Sebagai informasi, bahwa sebanyak 500 mahasiswa dari empat fakultas di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan telah diterjunkan melaksanakan KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan.

Program ini menargetkan pemetaan dan verifikasi 2.093 bidang tanah, terdiri atas 1.944 bidang di Kabupaten Pekalongan dan 149 bidang di Kota Pekalongan.

Koordinator Desa Kelompok 26 KKN Tematik, Windi Tia Utami (20) mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah mempersiapkan diri dengan matang untuk menjalankan tugas di lapangan.
“kami sudah diberikan pembekalan terkait administrasi, yuridis, teknis, dan segala macamnya. Jadi saya akan pastikan dulu semua tim paham,” tegasnya.

Menurut Windi Tia Utami, keterlibatan mahasiswa dalam program KKN Tematik ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk kepercayaan besar dari pemerintah terhadap peran generasi muda maupun kampus.

Dirinya mengaku bangga karena kampusnya dipercaya menjadi pelaksana kegiatan KKN Tematik dari Pemerintah.

“Ini program inovasi yang luar biasa ya karena kolaborasi dengan banyak stakeholder,” katanya.

Windi berterima kasih kepada Pemerintah melalui Kementerian terkait yang sudah berkolaborasi dengan kampus UIN Gusdur.

“Ini sebuah amanat yang besar dan luar biasa tentu, karena dari kampus yang mungkin reputasinya belum terlalu besar seperti kampus-kampus lain, tapi kemudian diberi amanah untuk menjalankan program ini,” ucap Windi Tia Utami.

Kampus UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini merupakan pilot project dalam pelaksanaan KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan.

Setelah dilaksanakan di UIN Gusdur ini, maka program KKN Tematik nantinya akan diimplementasikan di 12 Kampus UIN yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mengakselerasi dan mendukung program tersebut, pasa penerjunan kali ratusan mahasiswa KKN Tematik juga hadir para rektor dan perwakilan dari 12 Kampus UIN di Indonesia

Kemudian, hadir juga sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, beserta jajaran mendampingi Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam kegiatan tersebut. (GE/JM)

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *