banner 728x250

Omzet Pedagang di Car Free Day Pontianak Capai Ratusan Juta

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK: Geliat olahraga rekreasi dan yang difasilitasi di ruang publik Car Free Day (CFD) jalan Ahmad Yani Pontianak terbukti memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan bahwa aktivitas ini secara otomatis meningkatkan omzet para pelaku UMKM di kawasan car free day yang terpantau ada ratusan pedagang.

Edi Kamtono menyebut, perputaran uang di kawasan Car Free Day setiap hari Minggu mencapai angka yang fantastis. “Di kawasan Car Free Day ini, setiap hari Minggu, kurang lebih omzet UMKM itu Rp250-300 juta,” ujar Edi Kamtono.

banner 1024x1500

Menurut Edi Kamtono, angka ini menjadi indikasi jelas bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk memanfaatkan ruang-ruang publik yang tersedia sebagai lokasi usaha. “Ini menunjukkan bahwa geliat atau animo UMKM bisa memanfaatkan ruang-ruang publik untuk tempat usaha,” tambahnya.

Edi menjelaskan, bahwa omzet tersebut merupakan pendapatan yang didapatkan langsung oleh para pelaku UMKM, bukan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Jadi transaksi uangnya beredar setiap hari Minggu,” ungkapnya.

Peningkatan pendapatan masyarakat dari hasil berjualan ini, tentu akan membuat masyarakat lebih produktif dan konsumtif. “Yang paling penting gini, kalau masyarakat pendapatannya besar, mereka produktif juga, mereka konsumtif juga kan beli yang lain-lain. Sehingga ini nanti akan berdampak secara otomatis, perekonomian tumbuh, PAD juga akan meningkat. Jadi tidak salah langsung kami dapatkan dari pedagang, tapi secara tidak langsung,” kata Edi Kamtono

Edi mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan olahraga bersama tersebut. Ia menyebut olahraga ini, juga mendorong kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.

“Budaya berolahraga harus terus kita tingkatkan di Kota Pontianak. Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan dampak positif, terutama bagi ibu-ibu yang menjadi lebih sehat, bugar, kuat dan produktif,” ujarnya.

Edi Kamtono menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Pontianak terus memperluas pembangunan ruang publik seperti ruang terbuka hijau (RTH) dan area interaksi masyarakat yang bisa dimanfaatkan warga untuk berolahraga setiap akhir pekan. Menurutnya, ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas sosial, namun juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *