banner 728x250

1.030 Pelajar SMAN 3 Pontianak Diajak Jadi Generasi Pelopor HAM

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Penanaman nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) perlu dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Setiap siswa memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Pesan tersebut disampaikan Binardi Rizi saat bertindak sebagai Pembina Upacara dalam kegiatan Penguatan HAM bagi Pelajar di SMAN 3 Pontianak, Senin (2/11/2026), pukul 07.00 WIB. Kegiatan yang diikuti sebanyak 1.030 siswa ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menghormati hak dan martabat setiap orang.

Dalam amanatnya, Rizi mengajak para pelajar memahami bahwa HAM bukan sekadar teori atau aturan yang dipelajari di dalam kelas, melainkan nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menghargai teman, menghormati guru, tidak merendahkan orang lain, serta memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk berkembang merupakan contoh sederhana penerapan HAM di lingkungan sekolah.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran bersama untuk mencegah segala bentuk perundungan. Perilaku mengejek, menghina, mengucilkan, melakukan kekerasan fisik maupun verbal, termasuk perundungan melalui media sosial, dapat merugikan orang lain dan bertentangan dengan nilai-nilai HAM.

Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh siswa tanpa membedakan latar belakang, kondisi fisik, kemampuan, maupun perbedaan lainnya. Setiap pelajar berhak memperoleh pendidikan dan perlakuan yang baik, sekaligus memiliki tanggung jawab untuk menghormati hak orang lain.

Rizi turut mengingatkan para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Kemudahan mengakses informasi harus diimbangi dengan kemampuan memilah konten. Para pelajar diminta menjauhi konten pornografi, kekerasan, perjudian daring, ujaran kebencian, serta informasi bohong yang dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

Penerapan Penghormatan, Pelindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan HAM (P5HAM) juga menjadi bagian penting yang perlu diwujudkan di lingkungan pendidikan. Nilai-nilai tersebut dapat dimulai melalui sikap saling menghormati, memberikan perlindungan kepada teman yang mengalami perundungan, memenuhi hak setiap siswa untuk belajar, menaati aturan, serta membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi martabat manusia.

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami HAM sebagai pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkannya melalui tindakan nyata. Generasi muda diharapkan menjadi pelopor terciptanya lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan, menjunjung tinggi toleransi, serta menghargai keberagaman.

Penguatan HAM bagi pelajar di SMAN 3 Pontianak menjadi salah satu langkah untuk menanamkan kesadaran HAM sejak dini. Sebab, membangun generasi yang menghormati hak asasi manusia tidak cukup hanya melalui pembelajaran, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *