Pontianak: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak memberikan pelatihan pembuatan bucket bunga kawat mercy kepada para kader posyandu dan ibu-ibu tim penggerak PKK Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak, Rendrayani mengungkapkan, pelatihan ini merupakan bagian dari program Gerakan Literasi dan Inklusi Masyarakat (GESIT).
“Keterampilan ini dimaksudkan agar ibu-ibu ke depannya bisa mengembangkan atau membuat usaha, jadi kami memberikan pelatihan ini kepada mereka harapannya bermanfaat untuk keluarga dalam meningkatkan pendapatan keluarga atau perekonomian keluarga,” ujar Rendrayani.
Sebelum mengikuti pelatihan pembuatan bucket, para peserta terlebih mengikuti pelatihan read aloud atau membaca nyaring yang bekerja sama dengan Read Aloud Kalbar.
Latihan membaca nyaring ini dimaksud agar para ibu bisa mengajarkan kepada anak-anaknya, karena ibu memiliki peran penting dalam keluarga. Dengan kedekatan sang ibu kepada anak diharapkan, bisa meningkatkan skill dan kemampuan mereka.
“Keutamaannya agar ibu bisa membaca nyaring untuk anak-anaknya. Membacakan ya, bukan mendongeng,” katanya.
Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
Pelatihan membaca nyaring dan pembuatan bucket bunga dari kawat mercy kepada para kader posyandu dan ibu-ibu PKK Kelurahan Bangka Belitung Darat yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pontianak mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga.
Ketua PKK Kelurahan Bangka Belitung Darat, Mila Laila Cahyana mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan membaca nyaring dan keterampilan membuat bucket bunga.
“Melalui kegiatan pelatihan ini lebih memahami bagaimana teknis membaca nyaring kepada anak. Ibu-ibu juga mendapat keterampilan sehingga bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ucapnya.
Mila berharap agar program Gerakan Literasi dan Inklusi Masyarakat (GESIT) yang digagas oleh Disperpusip Pontianak agar terus berlanjut.
“Sebagai kader posyandu, kami melihat langsung dampak positif. Selain meningkatkan minat baca anak dan orang tua, tetapi juga memperat hubungan antara anak dan orang tua,” pungkasnya.










