banner 728x250

Revitalisasi Intelektualitas Kader, PMII IAIN Pontianak Gelar PKD dan Lantik Pengurus Baru

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kota Pontianak menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) sekaligus Pelantikan Pengurus Komisariat PMII IAIN Pontianak Periode 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mujtahid, Pontianak Utara, pada Kamis, 5 Februari 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta PKD dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Muslim Fikri selaku Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom), Ustadz Qomaruzzaman selaku Pengasuh Ponpes Al-Mujtahid, jajaran Pengurus Cabang PMII Kota Pontianak, serta seluruh kader PMII se-Komisariat IAIN Kota Pontianak.

banner 1024x1500

Ketua Komisariat PMII IAIN Kota Pontianak yang baru dilantik, Fahrurrozi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan di tingkat komisariat membutuhkan kerja kolektif dan keterlibatan seluruh elemen kader. Ia menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat berjalan sendiri dalam mengelola organisasi sebesar Komisariat IAIN Kota Pontianak.

“Untuk memimpin komisariat sebesar ini, saya tidak bisa sendirian. Tentunya butuh bantuan dari kawan-kawan pengurus, rayon, dan juga kader. Kami juga harus membaca dan menyediakan apa yang dibutuhkan oleh warga pergerakan Komisariat IAIN,” ujar Fahrurrozi.

Lebih lanjut, Fahrurrozi menjelaskan bahwa PKD kali ini mengangkat tema “Revitalisasi Intelektualitas”. Tema tersebut, menurutnya, menjadi upaya strategis untuk membentuk kader PMII yang mampu membaca situasi serta menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Dengan tema revitalisasi intelektualitas, kami berharap kader PMII mampu membaca situasi dan perkembangan zaman. Ke depan, komisariat juga akan lebih membuka diri untuk berkolaborasi dengan instansi dan organisasi eksternal demi kemajuan PMII,” tambahnya.

Sementara itu, Muslim Fikri selaku Mabinkom PMII IAIN Kota Pontianak menilai bahwa tema yang diangkat menunjukkan keberanian PMII dalam melakukan transformasi gerakan. Ia menekankan pentingnya perubahan orientasi kader dari sekadar kegiatan seremonial menuju kebiasaan intelektual yang berkelanjutan.

“PMII hari ini sudah berani mengambil tema ‘dari ritus ke habitus’, artinya yang awalnya hanya kegiatan ritual saja menjadi kegiatan habit atau kebiasaan sehari-hari. Saya berharap PMII bisa aktif kembali dan menghidupkan budaya literasi,” tuturnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Baidowi, Ketua Cabang PMII Kota Pontianak. Ia mengungkapkan rasa syukur atas keberadaan sekretariat PMII Cabang Kota Pontianak yang kini telah tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh komisariat dan rayon.

“Alhamdulillah, hari ini PMII Cabang Kota Pontianak sudah mempunyai sekretariat. Harapannya, fasilitas ini bisa menjadi wadah untuk mengembangkan potensi kader di komisariat dan rayon,” kata Baidowi.

Melalui pelaksanaan PKD dan pelantikan pengurus ini, PMII Komisariat IAIN Kota Pontianak diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang berintelektual, responsif terhadap perubahan zaman, serta solid dalam menggerakkan roda organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Editor: Oji

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *