banner 728x250
Berita  

PLN Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan, Wali Kota Minta Layanan Segera Normal

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – PT PLN (Persero) memastikan terus mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat setelah gangguan pada boiler PLTU menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah. Estimasi pemulihan yang semula ditargetkan pada 11 hingga 12 Juli diupayakan dapat selesai lebih cepat.

Kepastian tersebut disampaikan Manager PLN UP3 Pontianak, Shofwan Juniardi, saat menerima kunjungan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di PLTD Siantan, Selasa (7/7/2026).

banner 1024x1500

Shofwan menjelaskan, gangguan pada boiler PLTU yang menjadi bagian dari sistem interkoneksi Kalimantan Barat berdampak terhadap pasokan listrik di berbagai daerah, termasuk Kota Pontianak. Meski estimasi pemulihan berada pada 11 sampai 12 Juli, PLN terus melakukan percepatan agar layanan dapat kembali normal secepat mungkin.

“Kami tetap berupaya melakukan percepatan pemulihan. Durasi pemadaman sudah semakin singkat. Yang tadinya enam jam menjadi sekitar empat jam, kemudian sesi pemadaman yang sebelumnya tiga kali kini menjadi dua kali. Untuk pagi hari juga sudah berhasil kami amankan sehingga tidak ada pemadaman,” ujarnya.

Terkait kompensasi bagi pelanggan terdampak, Shofwan menjelaskan mekanismenya telah diatur sesuai ketentuan yang berlaku dan akan diproses melalui sistem yang dimiliki PLN.

Menanggapi penjelasan tersebut, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta PLN mengerahkan seluruh sumber daya agar proses pemulihan dapat diselesaikan lebih cepat dari target yang telah disampaikan.

“Kita minta dipercepat karena pemadaman ini sangat meresahkan masyarakat. Informasi yang kami terima, perbaikan ditargetkan selesai pada 11 sampai 12 Juli. Harapan kita tentu bisa lebih cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat segera kembali normal,” katanya.

Edi mengungkapkan, selama beberapa hari terakhir dirinya menerima banyak keluhan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM yang mengalami kerugian, bahan makanan yang rusak akibat listrik padam, hingga aktivitas masyarakat yang terganggu.

Karena itu, ia meminta PLN melakukan evaluasi menyeluruh agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

“Kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi. PLN perlu memperkuat mitigasi terhadap potensi gangguan sehingga masyarakat tidak kembali dirugikan akibat pemadaman berkepanjangan,” tegasnya.

Selain meminta percepatan pemulihan, Wali Kota juga mengimbau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar tetap menjaga ketertiban.

“Silakan menyampaikan pendapat sebagai bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai merusak fasilitas atau aset negara. Yang terpenting, aspirasi masyarakat bisa tersampaikan dengan baik,” pesannya.

Kunjungan ke PLTD Siantan dilakukan untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai penyebab gangguan kelistrikan sekaligus memastikan langkah-langkah percepatan pemulihan yang dilakukan PLN bagi masyarakat Kota Pontianak dan sekitarnya. (*)

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *