NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Geliat dunia otomotif Kalimantan Barat kembali membara. Ratusan pebalap dari berbagai daerah resmi mengaspal dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Balap Motor Seri-I piala IMI dan Ketua DPRD Kota Pontianak yang digelar di Sirkuit GOR Kota Pontianak pada Sabtu dan Minggu, 23–24 Mei 2026.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Pontianak, Yoggy Perdana, mengungkapkan, ratusan starter yang ikut tampil di lintasan ini menjadi bukti nyata, bahwa antusiasme peserta dalam seri pembuka ini sangat tinggi.
“Pengurus IMI Kota Pontianak dipercaya untuk melaksu Seri 1 dan Seri 4. Untuk Seri 1 ini terlaksana pada 23–24 Mei 2026 di GOR Kota Pontianak. Jumlah peserta mencapai kurang lebih 357 starter yang terbagi dalam 27 kelas pertandingan,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak ini saat diwawancarai di lokasi acara, Minggu, 24 Mei 2026.
Yoggy menjelaskan, rangkaian balapan sudah dimulai sejak Sabtu kemarin yang diisi dengan agenda kualifikasi (QTT) dan latihan resmi. Sementara itu, hari Minggu menjadi puncak ketegangan dengan digelarnya race final untuk seluruh kelas.
Dari 27 kelas yang diperlombakan, kategori Expert 150 cc menjadi magnet utama bagi para penonton. “Kalau cc tergantung kelasnya. Yang paling tinggi dan menjadi kelas utama di Kejurprov ini adalah kelas Open Expert 150 cc. Bisa dibilang ini kelas ‘MotoGP’-nya daerah,” kata Yoggy yang juga sebagai ketua Gerindra Pontianak.

Dihadiri Pebalap Asia dan Nasional
Meski mayoritas peserta berasal dari Kota Pontianak dan kabupaten/kota lain se-Kalimantan Barat, kompetisi ini juga diramaikan oleh kehadiran pebalap luar pulau papan atas serta MC kondang tingkat nasional.
Kemudian, beberapa nama besar yang turut mengaspal di antaranya, Dimas Juliatmoko sebagai Pebalap tingkat Asia, kemudian ada juga Syahrul Amin, Rizky Kepo dan Hilman Hammar.
“Ada sekitar empat pebalap luar yang datang. Selain itu, untuk menghidupkan suasana, kami juga mendatangkan MC nasional, Mas Harisandro, untuk memandu jalannya acara,” tambah Yoggy.
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin menilai kejuaraan ini merupakan ajang menjaring bibit Pebalap profesional. Satarudin juga mendorong agar IMI Pontianak dan IMI Kalimantan Barat untuk bisa mengikut sertakan Pebalap Pontianak atau Kalbar di ajang nasional hingga internasional.
“Kami berharap IMI bisa mengikuti Porprov Kalbar, karena IMI sudah ada di Kabupaten/Kota. Sehingga kedepannya pebalap motor dari IMI bisa melahirkan pembalap-pembalap profesional dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya.
Kalbar Masih Dominasi Podium, IMI Perjuangkan Sirkuit Nasional
Di tempat yang sama, Ketua IMI Kalbar, Yuliansyah, mengaku bangga dengan kualitas permainan yang ditunjukkan oleh para talenta lokal. Menurutnya, dominasi pebalap Kalbar masih belum tergoyahkan meski mendapat tekanan dari pebalap luar daerah, seperti dari Kalimantan Timur (Kaltim).
“Saya melihat pertandingan hari ini sangat seru sekali. Pebalap Kalimantan Barat terbukti masih bisa mendominasi kemenangan. Saya berharap para pebalap kita terus meningkatkan prestasi agar bisa meraih kemenangan di ajang Kejurnas ke depannya,” tegas Yuliansyah.
Melihat potensi atlet yang begitu besar, Yuliansyah yang juga merupakan anggota DPR RI menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan sirkuit balap yang representatif di Kalimantan Barat. Namun, ia menekankan bahwa hal ini membutuhkan sinergi dari pemerintah daerah terkait penyediaan lahan.
“Sebagai Ketua IMI dan Anggota DPR, saya siap men-support. Apabila Pemerintah Provinsi Kalbar bisa menyiapkan lahannya, saya akan kawal dan sampaikan langsung ke pemerintah pusat, kebetulan membidangi prasarana strategis agar kita bisa membangun sirkuit yang bertaraf nasional di sini,” pungkas Yuliansyah optimis.












