banner 728x250

PMII IAIN Pontianak Tekankan Kualitas Kader Lewat Pelantikan Rayon dan MAPABA

banner 468x60

NARASIKALBAR.COM — Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kota Pontianak sukses menggelar Pelantikan Rayon sekaligus Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) se-Komisiariat IAIN Kota Pontianak. Kegiatan ini berlangsung di Aula MAN 2 Pontianak, Minggu (4/1/2025).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan kaderisasi PMII di lingkungan IAIN Kota Pontianak, dengan mengusung semangat membentuk kader berkualitas.

banner 1024x1500

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak lima rayon resmi dikukuhkan, yakni Rayon Sultan Abdurrahman Alkadrie yang diketuai Sahabat Leo Saputra, Rayon Sultan Hamid II oleh Sahabat Ishaq, Rayon Syekh As-Syarwani oleh Sahabat Fahrul Rosi, Rayon Az-Zarnuji oleh Sahabati Hilyatunnisa, serta Rayon FEBI yang dipimpin Sahabat Zemah.

Ketua Formatur PMII Komisariat IAIN Kota Pontianak, Sahabat Fahrurrozi, dalam sambutannya menegaskan bahwa saat ini PMII telah mengalami pertumbuhan jumlah kader yang signifikan.

“Jika melihat secara kuantitas, saat ini terdapat lebih dari 300 kader aktif. Secara kuantitas, kita telah bertumbuh pesat. Namun, tantangan kita ke depan adalah kualitas. Sebab, kuantitas tanpa kualitas hanya akan membuat kita dipandang sebelah mata,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga eksistensi organisasi dengan meningkatkan mutu kaderisasi. Menurutnya, rumah besar PMII hanya akan kuat jika dirawat bersama dengan kesadaran kolektif.

“Ke depan, mari kita rawat rumah besar ini bersama-sama. Mari kita tingkatkan kualitas kader PMII agar kita tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan dipandang sebagai pusat peradaban intelektual khususnya di Komisariat IAIN Pontianak,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Cabang PMII Kota Pontianak, Baidowi, menekankan bahwa rayon merupakan basis utama kaderisasi yang menentukan masa depan organisasi.

“Rayon adalah laboratorium kaderisasi sesungguhnya, tempat nilai-nilai pergerakan, mentalitas, dan intelektualitas kader dibentuk. Tanpa penguatan di tingkat rayon, PMII hanya akan menjadi nama tanpa makna,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan PMII di tingkat cabang sangat ditentukan oleh keberhasilan kaderisasi di rayon.

“Jika kaderisasi di rayon tidak berjalan dengan baik, maka arah gerak PMII di Kota Pontianak akan kehilangan energi dan masa depannya terancam,” pungkasnya.

Melalui pelantikan rayon dan MAPABA ini, PMII Komisariat IAIN Kota Pontianak berharap dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi juga unggul secara kualitas dan mampu menjadi motor penggerak peradaban intelektual di kampus maupun di tengah masyarakat.

banner 325x300
Banner BlogPartner Backlink.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *