NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Kelurahan Sungai Beliung baru saja tuntas menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi elemen masyarakat untuk menyalurkan aspirasi pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.
Plt Lurah Sungai Beliung, Dwi Nurul Hasnawati, menjelaskan setelah pengusulan pada musrenbang ini, pihak kelurahan akan melakukan proses input data terhadap seluruh usulan yang masuk. Usulan-usulan tersebut merupakan hasil aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui RT, RW, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat yang hadir.
“Data-data usulan dari masyarakat, baik dari RW maupun tokoh adat, semuanya kami input terlebih dahulu. Kami melihat mana saja yang dipilih oleh mereka untuk menjadi skala prioritas,” ujar Dwi Nurul.
Dalam Musrenbang kali ini, usulan masyarakat diklasifikasikan ke dalam tiga bidang utama yang menjadi pilar pembangunan di Kelurahan Sungai Beliung. Pertama, bidang infrastruktur yang fokus pada perbaikan fisik dan sarana prasarana lingkungan.
Kedua, terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ketiga, bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Setelah seluruh usulan dihimpun dan ditentukan skala prioritasnya, Kelurahan Sungai Beliung akan membawa hasil kesepakatan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi yakni Musrenbang tingkat Kecamatan.
“Setelah usulan ini kami himpun, proses selanjutnya adalah melanjutkan usulan-usulan tersebut ke Musrenbang tingkat Kecamatan. Di sana, usulan masyarakat akan dipertemukan dengan program dari perangkat daerah terkait,” tambah Dwi Nurul.
Melalui proses ini, diharapkan aspirasi warga Sungai Beliung dapat terealisasi secara efektif dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan.
















