NARASIKALBAR.COM, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka ajang sepak bola Liga 4 di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Dalam kesempatan itu, Ria Norsan memberikan dukungan penuh terhadap gelaran Liga 4 yang kini bertajuk Piala Gubernur. Langkah ini diambil sebagai komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dalam membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di Bumi Khatulistiwa.
Ria Norsan menegaskan bahwa keterlibatan Pemprov bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban untuk memajukan olahraga daerah. Menurutku, Liga 4 ini menjadi wadah utama untuk menjaring bakat-bakat muda yang akan mewakili Kalimantan Barat di kancah nasional. Ia optimis dengan potensi anak-anak muda lokal, namun dirinya juga tidak menampik bahwa dukungan selama ini masih minim terhadap dunia sepak bola di Kalbar.
“Saya lihat anak-anak punya potensi. Cuma tinggal bagaimana melatih dan mensuport mereka. Insya Allah, ini akan kami perhatikan secepat mungkin agar kita kembali memiliki klub tangguh seperti Persipon, Mempawah Putra, Gabsis hingga Persiwa yang dulu sangat dikenal,” ujar Ria Norsan.
Selain fokus pada pengembangan pemain, infrastruktur menjadi sorotan utama. Gubernur mengungkapkan adanya dua opsi besar untuk menunjang fasilitas olahraga di Kalbar. Pertama, terkait memperbaiki fasilitas yang ada atau membangun stadion baru yang lebih representatif.
Namun jika memangun stadion baru, beberapa poin penting terkait rencana infrastruktur harus memadai, mulai dari lahan strategis. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare.
Rencana pembangunan stadion baru ini akan berstandar nasional dengan memiliki fasilitas pencahayaan yang mumpuni sehingga bisa digunakan untuk pertandingan siang maupun malam.l hari.
Selain itu, Gubernur Norsan juga menginginkan, bahwa stadion ini nantinya akan menjadi kawasan multi-sport, selain lapangan sepak bola, kawasan ini diproyeksikan bisa digunakan untuk sarana lain seperti lintasan motocross dan lainnya.
Namun demikian, dirinya masih aman meninjau lokasi lahan 20 hektare itu di Kubu Raya untuk melihat secara langsung kondisi geografis untuk memastikan kondisi tanah cukup keras dan bukan lahan gambut yang dalam.
Terkait fasilitas olahraga yang saat ini masih digunakan, Ria Norsan memastikan bahwa pemeliharaan tetap berjalan. “Tetap kami gunakan dan dalam waktu dekat akan ada upaya perbaikan,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara Pemprov Kalbar dan PSSI, diharapkan Liga 4 Piala Gubernur ini menjadi titik balik kebangkitan prestasi sepak bola Kalimantan Barat di level nasional.
















